Pesona Lima Danau: Perpaduan Budaya, Alam, dan Adrenalin di Festival 2025 Kabupaten Solok

oleh
WhatsApp Image 2025 10 11 At 13.05.21

Arosuka, Himalayapost.id – Festival Lima Danau (F5D) 2025 kembali memukau publik. Pada hari kedua, Jumat (10/10/2025), ribuan pengunjung memadati area kegiatan untuk menyaksikan atraksi Biduak Nagote, Offroad Mobil Tua, dan Kontes Ayam Kukuek Balenggek yang menjadi magnet utama.

Sejak pagi, Convention Hall Alahan Panjang penuh sesak. Pengunjung antusias menyaksikan Atraksi Biduak Nagote, pertunjukan kolosal yang memadukan musik tradisional, tari adat, dan simbol kearifan lokal dari masyarakat sekitar lima danau: Singkarak, Diatas, Dibawah, Talang, dan Tuo. Atraksi ini menjadi bukti nyata bagaimana budaya, alam, dan semangat masyarakat Solok berpadu dalam harmoni yang memikat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, hadir bersama sejumlah Kepala OPD menikmati rangkaian kegiatan yang menghadirkan tarian adat, permainan rakyat, serta pameran kuliner dan kerajinan khas Solok.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, tapi ruang penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda pada budaya lokal,” ujar salah seorang pengunjung.

BACA JUGA Serah Terima Pin DPRD Kabupaten Solok: Ketua Ivoni Munir Dorong Semangat Anggota

Tahun ini, Biduak Nagote menampilkan inovasi baru dengan partisipasi komunitas kreatif muda dan pameran interaktif berbasis budaya lokal, menambah warna baru tanpa menghilangkan akar tradisi yang kuat.

Di Arosuka, suasana tak kalah seru. Sekda Kabupaten Solok, Medison, melepas peserta Offroad Mobil Tua di Tugu Ayam. Puluhan peserta dari berbagai daerah menjajal rute menantang yang melintasi Danau Talang, Danau Diatas, dan Danau Dibawah. Deru mesin mobil klasik menggema, menarik perhatian warga yang berdiri sepanjang lintasan sambil memberi semangat.

“Offroad mobil tua dan kontes Ayam Kukuek Balenggek adalah cara kreatif memperkenalkan keindahan alam dan budaya unik Solok kepada publik,” kata salah satu panitia.

Sore hari, kemeriahan berlanjut dengan Kontes Ayam Kukuek Balenggek, lomba khas Solok yang menampilkan ayam dengan suara “balenggek” khas daerah ini. Suara ayam bergema menambah nuansa tradisi sekaligus membangkitkan kebanggaan masyarakat lokal.

BACA JUGA Cara Mahyeldi-Vasko Kembangkan Sektor Pertanian di Sumbar

Bupati Solok, H. Jon Firman Pandu, SH, menyampaikan apresiasi atas kesuksesan hari kedua F5D 2025.

“Festival Lima Danau bukan hanya agenda tahunan, tapi momentum strategis menyatukan potensi budaya, olahraga, dan pariwisata daerah. Semua pihak harus terus mendukung agar Solok semakin dikenal luas,” ujarnya.

Festival Lima Danau 2025 membuktikan bahwa Kabupaten Solok mampu menghadirkan kombinasi budaya, alam, dan adrenalin dalam satu rangkaian kegiatan yang memikat. Atraksi Biduak Nagote, Offroad Mobil Tua, dan Kontes Ayam Kukuek Balenggek menunjukkan wajah Solok yang dinamis, kreatif, dan menjaga warisan leluhur, sekaligus terbuka terhadap potensi wisata modern.

Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap daerah, F5D 2025 menegaskan posisinya sebagai event unggulan Sumatera Barat yang menampilkan keindahan dan jati diri Kabupaten Solok di kancah nasional.( Yef )